kenapa Hate speech sering disematkan kepada dakwah Islam yang mengajak kepada Al qur'an dan Sunnah





Akhir –akhir ini sering kita dapati dimedia-media kata kata HATE SPEECH. Kata tersebut sebenarnya berasal dari bahasa Inggris. Hate berarti kebencian dan speech berarti pidato. Maka terjemahanya kira-kira pidato yang berisi penanaman kebencian kepada pihak lain.

Hate speech sering disematkan kepada dakwah Islamiah terutama dakwah ahlussunnah yang mengajak kepada kebenaran Islam yang sesungguhnya. Hate speech menjadi senjata baru yang mungkin bagi mereka cukup dahsyat untuk menohok kalangan ahlussunnah. Benarkah ahlussunnah melakukan hate speech dalam ceramah-ceramahnya?

Kenapa dakwah agama yang mengajak kepada Al Qur’an dan Hadist dilabeli dengan nama- nama yang buruk? Itu adalah metode orang anti islam baik dari luar maupun dari kalangan munafik untuk menyerang dakwah. Karena mereka tidak mampu membantah dakwah baik dengan dalil al qur’an dan sunnah maupun dengan akal mereka. Maka mereka memberi label dakwah yang hak dengan hate speech.

Lantas kenapa dakwah sunnah dilabeli hate speech? Siapakah sebenarnya yang memendam hate di dalam hatinya? Ketika seorang ustadz menyampaikan bahwa musik itu haram berdasarkan hadis sohih tetapi para pecinta music menolak dan benci dengan ucapan sang ustadz. Nah siapakah yang punya hate disini? Ketika disampaikan siapapun , golongan manapun, gelar apapun yang disandangnya membenci sahabat nabi kemudian mengkafirkanya dan mencacinya perlu ditanyakan ke islamanya? Marah lah sang pencaci dan pembenci. Siapakah yang punya hate disini?

Dakwah yang haq mengoreksi jalan hidup kita apakah kita sudah sesuai dengan ajaran Rosullulloh sollallohu ‘ala Muhammad atau belum. Bagi setiap muslim saya yakin setuju untuk mengembalikan semua urusan sesuai dengan Al qur’an dan sunnah yang disampaikan oleh lisan para sahabat nabi dan para ulama. Maka tidak pantas mengatakan tidak ketika hawa nafsu kita ternyata bertentangan dengan petunjuk Allah dan Rosulnya. Hati kitalah yang memiliki penyakit sehingga kita menjadi marah mendengar hadis yang sohih disampaikan. Jadi tidak pantaslah melabelkan dakwah menuju Allah dan Rosulnya sebagai hate speech.

0 Response to "kenapa Hate speech sering disematkan kepada dakwah Islam yang mengajak kepada Al qur'an dan Sunnah"

Posting Komentar

Sponsor

Sponsor

pop

all posts